Thursday, September 7, 2017

FPI Galang Dana 10 Milyar Untuk Beli Senjata Dan Kirim 1000 Mujahid ke Rohingya

Secara diplomasi untuk menghentikan tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan kaum Budha Myanmar terhadap kaum muslim rohingya tetap dilakukan, selain itu panggilan jihad jangan kita tinggalkan untuk menyelamat muslim rohingya di myanmar.

Kita pertegaskan lagi, jika diplomasi pemerintah tak dipedulikan, kami minta orang-orang rohingya menyiapkan anak-anak muda disana untuk membuka wilayah untuk menampung para mujahidin dunia berdatangan,kata pengurus DPP Front Pembela Islam (FPI) Ust. Jakfar Shidiq dalam Majlis Taqqarub Ilallah dan Temu Pembaca Suara Islam ke-33 di Masjid Baiturahman Jl Sahardjo Jakarta Selatan Sabtu.

Acara yang dipandu oleh Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath, hadir juga Ketua Umum DPP Gerakan Reformasi Islam (GARIS) H Chep Hernawan dan Sekjen Komite Advokasi Muslim Rohingya- Arakan  Ust Bernard Abdul Jabbar.

Menurut Ust Jakfar, saat ini telah disiapkan 1000 pemuda islam untuk masuk Rohingya untuk membela saudara-saudara mereka yang telah dibantai. untuk mempersenjatai lengkap 1000 orang itu membutuhkan dana setidaknya Rp. 10 M, dana itu akan dihimpun dari umat islam yang peduli dengan saudarnya yang di Rohingya " Saya yakin sampai Ramadhan akan terkumpul Rp. 10 M" katanya dengan mantap.

Rencana ini disampaikan oleh FPI secara terang-terangan dan terbuka kepada umat islam dan jika dilakukan diam-diam justru akan dimanfaatkan oleh Densus 88 untuk menterorisasi umat " Jangan sampai kita dimanfaatkan oleh Densus 88, nanti kita dipojokkan lagi" katanya.

Supaya kita tidak dikatakan melanggar hukum di Indonesia, rencananya semua peralatan jihad akan dibeli di Luar Indonesia. Tujuannya adalah supaya Myanmar gentar, kalau kita betul-betul menekan, sebab kalau tidak ada AS, siapa juga Myanmar ? pungkasnya.





No comments:

Post a Comment